Cara merawat tanaman hias gantung kaktus anggur

Kaktus anggur atau Sedum morganianum merupakan salah satu karakter utama tanaman hias gantung yang populer saat ini. Tanaman asal Meksiko ini memberikan kesan tropis yang alami, menjadikannya sebagai pemanis dalam ruangan yang ideal.

 

Kaktus anggur disebut juga dengan ekor keledai atau ekor keledai. Karena ciri-cirinya yang indah, keseluruhan struktur daun yang tebal dan bengkok seperti ekor keledai dapat menjuntai hingga 60 cm.

 

Tidak hanya tanamannya yang rimbun, tapi memanjang. Bila ditanam di tempat yang tepat, tanaman ini bahkan bisa mencapai panjang 80-90 cm. Daunnya kecil-kecil berwarna hijau-biru-putih, tersusun rapi dan terkulai, memenuhi permukaan batang.

 

Saat terlihat dewasa, daun yang biasanya tembem akan berwarna hijau keabu-abuan. Keunikan lainnya, meski jarang berbunga, mungkin di musim panas Anda akan melihat bunga berwarna merah atau pink di ujung batangnya. Tapi tidak semuanya bisa seperti ini.

 

Masih merupakan jenis kaktus, sukulen ini mudah dirawat dan diperbanyak. Anda dapat menggantungnya di dalam atau di luar rumah Anda sehingga akan mempercantik rumah Anda dan menarik perhatian. Namun perlu diingat bahwa tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh untuk perkembangannya yang optimal.

 

Nah, bagi yang ingin mengoleksinya, ada baiknya mengetahui cara merawat tanaman kaktus gantung ini. Ini akan memungkinkan tanaman tumbuh subur dan indah. 

 

Baca Juga ant infestation in yard

 

1. Perhatikan media tanam.

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan agar kaktus anggur bisa subur adalah penggunaan media tanam. Bahannya adalah pasir, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1. Dan tambahkan sedikit arang untuk penyerapan dan aliran air yang lebih baik. Kaktus anggur ini lebih menyukai media yang gembur agar airnya tidak menggenang. Media yang terlalu kuat menahan kelembapan akan menyebabkan tanaman ini mudah busuk, sedangkan media yang terlalu tebal akan membuatnya kerdil.

 

2. Penyiraman yang cukup.

Tanaman pakis anggur ini cukup disiram setiap 2 hingga 3 hari sekali. Beri air yang banyak, jangan berlebihan. Adalah penting bahwa media tetap lembab setiap saat. Cobalah saat Anda menyiraminya agar daunnya tidak terkena air, karena ini dapat dengan mudah menyebabkan pembusukan daun. Anda dapat membiarkan tanah mengering di antara penyiraman, terutama selama musim dingin ketika tidak ada pertumbuhan aktif. Selain itu, tanaman dapat dengan mudah rontok jika disentuh dengan keras. Karena itu, Anda harus meletakkannya di tempat yang tidak digunakan untuk lewat.

 

3. Pupuk.

Untuk menambah nutrisi, tanaman biasanya dipupuk. Misalnya memberi NPK atau pupuk. Pemupukan bisa dilakukan saat tanaman ini dipindahkan ke pot yang lebih besar. Perbanyakan tanaman ini juga mudah karena dapat dilakukan dengan stek daun.

 

4. Radiasi.

Salah satu kelemahan tanaman ini adalah tidak tahan terhadap terik matahari. Oleh karena itu, letakkan pakis anggur di tempat yang sedikit terlindung dari terik matahari. Dengan kondisi tersebut, kaktus anggur dapat tumbuh subur dan menjadi indah. Tempatkan di dekat jendela atau jendela dengan cahaya alami.

 

5. Pot bunga yang digunakan.

Pot yang dijual saat ini bermacam-macam bentuk dan harganya. Anda bisa menyesuaikannya dengan interior rumah. Perhatikan juga tanaman kaktus yang tidak dapat menampung banyak air, bentuk pot dengan lubang di bagian bawah akan membantu tanaman mengalirkan sisa air yang tidak dapat diserapnya. Ini mungkin salah satu cara untuk mencegah tanaman kaktus rentan membusuk.

 

Suka berkebun? Kunjungi Juga all about gardening